Tidur luar

Standard

Lewat malam tadi..tidur saya terganggu. Sayup-sayup terdengar suara Qaseh memanggil-manggil sambil tubuh saya digoncangkan.

Ibu….Ayah aaane (mana)? soal si kecik ini kepada saya.

Termangu-mangu saya lihat..sisi kanan saya kosong. Eh..ye la. mana ayah nie. Blum sempat otak saya berfikir..sikecik sudah turun laju dari katil menapak ke ruang depan.

Ayah….angan aar tido uuar. Jom aarr tido alam. Ayah nie……. sambil mengumam dan tangan sibuk menarik-narik tubuh kanda.

Terpinga-pinga kanda bangun menurut perintah si kecil. Amboi…pandai betul menyusun ayat. Sikecil ini sudah semakin petah berbicara. Ayat-ayat yang keluar dari mulutnya kekadang adalah sesuatu yang tidak kita jangka. Menghiburkan.

Pagi ini saya tanya kanda kenapa lari tidur di luar. Jawab kanda…katil kecil..almaklumlah queen size. Katil tetap size yg sama tetapi isi katil sudah bertambah iaitu Qaseh. Bimbang terhimpit tangan atau kaki sikecil ini dek badan yg berat waktu tertidur kata kanda.

Sepatutnya bukan saya ke yang patut sedar ketiadaan kanda? Adduuhh…tidor mati agaknye saya nie…..bukan aper….proses membesarkan badan agaknya.

Masih terngiang-ngiang tutur kata si kecil ini tengah malam tadi di cuping telinga saya dan kanda. ….

Ayah….angan aar tido uuar. Jom aarr tido alam. Ayah nie……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s