Mengeluh

Standard

Dah hampir 3 tahun berada di daerah rezeki. Alhamdulillah semuanya baik-baik saja.

Kerja? Masih begitu..berlambak dan tak pernah surut. Kadang-kadang terfikir juga…apahal kerja tak selesai-selesai nie? Saya ke yang tak pandai uruskan masa? lembab ke? Ntah la….belum habis satu kerja..kerja lain pulak dah menunggu.

Itu belum lagi kalau ada yang masuk nak jumpa dan berbasa-basi..mengadu itu ini. Tak layan nanti..kecil hati pula. Kalau dok buat kerja pun…tensen pun ada. Tu yang kadang-kadang bawa lari mug ke pantry..kacau kopi. Nasib baik cepat selesai..nasib tak baik..lekat pulak berborak. Tertunggak lagi kerja…addduuuihaii.

Selepas hampir mencecah 3 tahun..hari nilah hari yg saya rasa..saya sudah mula pandai mengeluh. Keluh sini..Keluh sana. Issshh..tak baik kan?

Cepat-cepat ingatkan diri sendiri untuk tidak mengeluh lagi. Larikan fikiran untuk fikir bagaimana orang lain yang tidak bernasib baik, tidak punya pekerjaan dan mengharapkan pekerjaan seperti yang saya punya sekarang.

Bukankah sepatutnya saya berhenti mengeluh dan bersyukur di beri kesempatan bekerja dipersekitaran yang baik-baik dan masih punya gaji bulanan untuk dibuat makan pakai?

Nah….senyum dan berterima-kasihlah kepada Tuhan dan segera nyahkan segala keluhan jauh-jauh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s