Kain Dalam

Standard

Ini adalah post ke 2 saya tentang “kain dalam”. Ntah kenapa…saya cukup sensitif bila bercakap mengenai isu ini yg saya kira sangat penting dan harus bagi menjaga aurat sebaiknya.

Tadi lunch..singgah santai2 ke kedai jubah. Ada 2 anak kecil sebaya Qaseh perlahan-lahan hampiri saya waktu saya ralit melihat baju yg tergantung. Dalam masa yg sama saya dengar suara ibu anak ini yg dtg dari arah belakang kedai…mata saya mengekori sehingga ibu ini hampir dgn saya. Dalam hati saya berkata2….ibu ini tak pakai kain dalam dan kainnya jarang sekali. Ohh..mungkin ada seluar tetapi bentuk kakinya clear sangat.

Tiba-tiba si kecil ini bersuara.

“Ibu…….ibu tak pakai kain dalam ke?” Segera saya telan liur. Adoyai…anak ini mungkin melihat saya dok ralit memandang kain ibunya barangkali.

“oohh……ibu pakai seluar……legging”.

Eeerrmm…..saya tunduk. Jawapn yg sukar saya hadam dan terima.

Walau apapun….Istimewa sungguh anak kecil ini. Peka dia terhadap aurat ibunya. Itu tanda anak ini anak yg bijak dan dia sgt sayang pada ibunya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s